JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)–Pengamat politik dari UIN Jakarta Pangi Syarwi Chaniago menilai, hak angket KPK yang digagas DPR tidak lebih hanya dagelan semata.

“Saya melihat dari awal memang lebih banyak sandiwara dari pada keseriusan,” ujar Pangi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (12/05/2017).

Selain itu, lanjut dia, anggota DPR yang awalnya mendukung Pansus hak angket KPK sekarang lebih memilih melihat kondisi atau respons masyarakat.

“Banyak anggota DPR enggak punya konsistensi, mereka lebih cenderung melihat arah angin dan respons publik, memainkan sentimen positif dan negatif,” ujarnya.

“Kalau tekanan kuat dan dukungan kurang maka cenderung kebijakan dan keputusannya seperti tari poco-poco, maju mundur cantik,” sindir dia.

Pansus hak angket KPK nasibnya belum jelas. Terlebih saat ini Fraksi dan anggota DPR yang awalnya mendukung hak angket memutuskan ‘balik badan’, sepeti yang terjadi pada Fraksi Golkar.

Fraksi Partai Golkar di DPR memutuskan tidak akan mengirim perwakilan di Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sikap ini ditegaskan dalam surat keputusan Fraksi Golkar yang disampaikan ke pimpinan DPR

Leave a Reply