RMOL. Perombakan kabinet sangat logis dan rasional jika disegerakan oleh Presiden Joko Widodo. Terlebih, kondisi saat ini benar-benar mendesak untuk dilakukan perombakan di kementerian bidang perekonomian.

Begitu kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Sarwi Chaniago menanggapi kabar bahwa perombakan kabinet akan dilaksanakan besok, Rabu (12/7).

“Era pemerintahan Jokowi di bidang ekonomi politik dapat rapor merah. Indikatornya ada daya beli yang makin menurun,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/7).

Menurutnya, selama ini di bawah komando Menteri Keuangan Sri Mulyani, utang Indonesia juga kian melejit. Utang yang sebagian besar dilakukan untuk membiayai infrastruktur, dinilai Pangi berpotensi meninggalkan beban perjalanan bangsa.

“Mestinya pembangunan infrastruktur dari pajak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangi menilai Menteri Sri Mulyani menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas utang tersebut.

“Menteri Sri Mulyani layak dicopot. Sebab kondisi perekmonian Indonesia sudah diujung tanduk,” lanjut pengajar FISIP UIN Syarief Hidayatullah Jakarta.

Indonesia, katanya, butuh menteri yang lihai dalam mengurai mengurai problem fundamental dari level hulu sampai hilir. Kalau tidak, maka itu menjadi sinyal Indonesia menuju negara gagal

“Yang prioritas untuk segera di-reshuffle adalah menteri bidang perekonomian. Prestasi pemerintahan Jokowi di bidang perekonomian kurang begitu mengembirakan,” tegasnya lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *