JAKARTA (Pos Kota) – Pengamat Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, kalau Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan verifikasi faktual dengan sampel maka masih dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang cukup banyak untuk cross chek data kantor parpol, alamat kantor, kepengurusan, keterwakilan perempuan.

“Kalau kita ingin serius lagi verifikasi faktual dengan pola sensus. Di datangi satu satu kantor parpol dan dicocokkan dengan data yang dikirimkan ke Sipol. Kalau dengan sensus memang terkendala pada sumber daya manusia KPU itu sendiri. Sebab partai lama maupun partai baru harus verifikasi faktual,” Pangi saat dihubungi, Jumat (19/1/2018).

Sebab, lanjut Pangi, data adiministrasi parpol yang masuk lewat sistem Sipol perlu untuk di konfirmasi dan cek and ricek apakah data yang dikirimkan sudah valid

“Kalau partai lama atau partai baru mengangkangi perintah MK maka jelas melawan konstitusi. Jangan sampai peserta pemilu adalah partai bodong. Cek di 32 provinsi bukan hanya di daerah pemekaran,” tegasnya.

Dengan ada verifikasi faktual saja, paparnya, masih banyak kepengurusan dan alamat kantor partai bodong. “Bagaimana ceritanya kalau hanya diselesaikan via Sipol kemudian disamakan dengan verifikasi parpol, saya pikir makin ngawur,” tegasnya.

Perlu diapresiasi terhadap partai Nasdem yang menolak logika kacau dan sesat berfikir bahwa Sipol sudah mewakili dan sudah sama dengan verifikasi faktual. “Jangan sampai kita set back. Dulu dengan adanya verifikasi faktual saja, kualitas demokrasi kita masih problem apalagi tidak. Partai bodong jelas rayap yang merusak arsitektur demokrasi,” kata Pangi meyakinlan.

Untuk itu katanya, Parpol harus tunduk pada putusan MK yang sudah mengikat. Jangan sampai parpol mengangkangi MK

“Kalau kita ingin serius lagi menjaga kualitas demokrasi kita mestinya verifikasi faktual dengan polaritas sensus. Saya yakin banyak parpol lama bakal nggak lolos. Mungkin hanya beberapa parpol saja yang bakal lolos verifikasi faktual ala sensus,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *