AKARTA, NETRALNEWS.COM – Gaya komunikasi saat berkampanye dari calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono mendapat tanggapan dari para pengamat.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai, gaya kampanye Agus saat blusukan terlihat lebih natural.

“Agus itu dengan cara melompat, renang, pakai jeans, lebih anak muda dan gak kaku saat bertemu warga,” ujar Pangi kepada Netralnews.com, Sabtu (10/12/2016).

Selain itu sosok Agus yang energik dan inspiratif serta parasnya yang menunjang, menurut Pangi, mempermudah untuk masuk ke segmen pemilih pemula.

“Sosok Agus yang masih muda, ganteng, dan good looking, tentu saja mempermudah Agus masuk ke segmentasi pemilih pemula. Generasi muda menyukai sosok cagub inspiratif dan energik,” ujar Pangi beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan Pangi, pengamat komunikasi politik nasional Emrus Sihombing menilai, gaya komunikasi Agus saat berkampanye justru terkesan kaku dan mendompleng gaya ayahnya, Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

“Agus ini gaya komunikasinya terlalu kaku, dia acap kali berpidato juga di depan panggung pakai podium dan sebagainya, terus wajahnya terlalu serius,” ujar Emrus kepada Netralnews.com, Minggu (11/12/2016).

“Ini menunjukkan dia mempunyai jarak dengan rakyat. Gaya komunikasinya tidak jauh beda dengan SBY. Coba lihat penggunaan tangannya, menaruh tangan di dada dan sebagainya. Jadi harusnya Agus melepaskan diri dari ‘bayang-bayang’ ayahnya. Harusnya Agus punya gaya sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, pengamat politik Arbi Sanit berpendapat, Agus dalam berkampanye hanya sekadar ingin memperkenalkan diri, tanpa ada solusi yang jelas dalam mengatasi masalah yang kompleks di Jakarta.

“Datang bertemu warga, senyum-senyum, gaya-gaya, ngomong apa juga orang kagak ngerti, paling bisanya pidato, itu pun baca kalau gak ngafalin, seakan-akan dia paham persoalan,” ujar Arbi.

Leave a Reply