img-20161130-wa0030-1

Konsultansi pendampingan pemenangan adalah suatu kegiatan mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan klien dalam bertarung dan kendala yang dialami oleh kandidat calon kepala daerah yang ingin memenangkan pertarungan pada suatu pilkada dengan menawarkan program kerja unggulan yang mudah berkesan diotak pemilih.

“Kemenangan harus dengan “riset yang terukur, tidak bisa hanya klaim, asumsi dan pikiran liar semata, kemenangan bisa diukur lewat survei berbasiskan desain arsitektur kemenangan” 

Program pendampingan ini  disesuaikan dengan kebutuhan klien, agar bisa membantu mendongkrak citra kandidat (person). Instrumen pendampingan pemenangan terdiri dari:

Mapping

Mengandalkan alat ilmiah dan pengetahuan untuk menilai  perilaku pemilih (voting behavior) akan membantu klien menyusun strategi kampanye politik setelah memperoleh pemetaan politik lewat survei opini publik.

Pemetaan (mapping) awal yang sangat penting dilakukan dalam pemilu langsung. Kandidat atau partai perlu memetakan posisi dan perbandingan dengan kompetitor. Karena strategi pemenangan ditentukan oleh kondisi kandidat atau partai dan kompetitor.

 

Program Mapping Voxpol Center

  • Opinion Survey (popularity and electability)
  • Depth Interview
  • Discourse Analysis
  • Workshop
  • Internal workshop
  • Focus Group Discussion
  • Mobil Conference

Manajemen Protokoler Kandidat

  1. Administrasi Kandidat
  2. Keuangan Kandidat
  3. Logistik Kandidat
  4. Advokasi Hukum
  5. Researcher & Monev Kandidat
  6. Keamanan Kandidat

Monitoring dan Evaluasi

  1. Monev Relawan Pemenangan
  2. Monev Kampanye Kandidat

Keeping

  1. Training Trendsetter
  2. Training Campaign Team
  3. Training Witness
  4. Internal Vote Tabulation

pangi-2

Manajemen Relawan Pemenangan

  1. Relawan Terlatih
  • Relawan Kanvasing
  • Relawan Basis Komunitas
  • Relawan Khusus D2D
  • Relawan Saksi
  1. Relawan Partai Politik Pendukung

Media Relation dan public relation (Media Center)

  1. Reportase, Fotografer & Dokumentasi Video
  2. Media Monitoring & Analisys
  3. Media Tracking
  4. Analisis Media
  5. Sosial Media
  • Twiter
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
  • Path
  • Whatsapp
  • BBM
  • SMS
  • Fan Paging
  • Video
  • SMS Blasting
  1. Cyber Army
  2. Portal Kandidat
  3. Mobile Marketing
  4. Media Relation
  5. Video Profil
  6. Digital Campaign

Supporting Kandidat

  1. Diferensiasi
  2. Positioning
  3. Surfacing Candidate
  4. Development Candidate
  5. Branding Candidate
  • Book
  • Biography
  • Speech and Comunication
  1. Icon
  2. Manajemen Koalisi Partai
  3. Logo Kampanye Kandidat
  4. Visi Misi dan Program Kerja Kandidat
  5. Konten dan Kemasan Janji dan Etika Kampanye Kandidat
  6. Konsep Kreatif

 Logistik Pemenangan

  1. Sarana dan Prasarana Transportasi dan Komunikasi Operasional Pemenangan
  2. Produksi Material dan Perizinan Placement Atribut Kampanye
  3. Konsumsi Rutin, Road Show dan Kegiatan Kampanye Tim atau Partai Pendukung

 Influence and Campaign

  1. Message and Tagline
  2. Strategy Political Advertising (Printing and Broadcasting)
  3. Campaign Kits Form (Banner, Poster, Leaflet, t-shirt)
  4. Distribution Tactic of Campaign Kits
  5. Door to Door Campaign
  6. Strategy Permanent Campaign
  7. Manajemen Issue

 

Untuk membaca lebih lengkap, silahkan klik link berikut https://ekonomi.kompas.com/read/2018/02/13/105109526/mengulik-bisnis-jasa-konsultan-politik-di-indonesia?page=all.
 

Untuk membaca lebih lengkap, silahkan klik link berikut https://ekonomi.kompas.com/read/2018/02/13/123510326/benarkah-tarif-jasa-konsultan-politik-capai-puluhan-miliar-rupiah.

Jakarta, (Tagar 22/3/2019) – Era baru demokrasi, di mana presiden dan wakilnya, serta anggota legislatif dipilih secara langsung mendasari Voxpol Center Research & Consulting mendirikan lembaga riset dan konsultan politik.

Menurut lembaga survei yang terbilang berusia muda ini, era pemilihan langsung membutuhkan cara-cara baru, kekinian, untuk mendekatkan pemilih, persaingan antara partai dan kandidat saat ini yang dinilai sangat ketat.

Partai politik dan kandidat membutuhkan partner, untuk membantu  merumuskan apa yang dibutuhkan pemilih dan cara mendekatinya. Partner yang dimaksud adalah konsultan politik untuk memastikan kemenangan partai atau kandidat.

Voxpol Center Research and Consulting menyediakan layanan strategi yang paling tepat untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi klien, baik individu, elite politisi, partai, maupun lembaga publik, dengan menyampaikan pesan secara efektif dan persuasif kepada publik demi mencapai tujuan, serta mengawal  dan menjaga pemilih (konstituen) agar tetap pada pilihan politiknya sampai pada hari H pencoblosan di bilik suara.

Melansir informasi pada situs milik perusahaan, Voxpol Center mengunakan metode riset campuran (mix method), dimana mereka menggunakan dua pendekatan sekaligus, yakni metode pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Mereka secara konsisten juga mengembangkan fokus studi akademik tentang perilaku pemilih (voting behavioral) di Indonesia, dari pemilu tingkat nasional hingga Pilkada di tingkat propinsi, kabupaten, kota.

Dengan biaya murah, perusahaan yang berdiri sejak tahun 2016 ini berjanji untuk tetap mempertahankan tradisi riset ilmiah dan tidak mengurangi keakuratan presisi data.

Voxpol Center Research and Consulting juga mengaku akan melakukan kerja-kerja berbasis sains, teknologi yang terukur, akurat dan tepat, dengan menganut prinsip-prinsip legal yang tidak melanggar hukum.

Lembaga survei ini dipimpin oleh pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, M.IP, yang bertindak sebagai Direktur Eksekutif dan Peneliti  Utama.

Pemilik gelar Master Ilmu Politik dari Universitas Indonesia itu sebelumnya kerap menjadi narasumber dan pembicara di berbagai acara sosial politik di televisi nasional.

Voxpol Center juga diperkuat oleh tenaga-tenaga profesional yang terdiri dari anak-anak muda berlatar belakang mantan aktifis, akademisi, praktisi professional yang bekerja secara independen dan non partisan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Lembaga survei Voxpol Center Research and
Consultan melakukan hitung cepat (Quick Count) pada pilpres 2019, Rabu (17/4). Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul sementara dengan 55,17 persen dibandingkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang memperoleh 44,83 persen.

“Hingga pukul 16.00 WIB, Joko Widodo-Maruf amin 55,17 persen sementara Prabowo-Sandi 44,83 persen ,” tulis Voxpol melalui halaman resminya, Rabu (17/4).

Suara yang terkumpul belum sepenuhnya 100 persen. Sejauh ini, berdasarkan quick count, jumlah suara yang masuk masih di angka 38,22 persen.

Perolehan suara akan terus bergerak dan mengalami perubahan. Karena itu, terus pantau Republika.co.id untuk memperoleh informasi yang up to date terkait quick count.