KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengamat Politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengapresiasi pelaksanaan debat final yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Rabu (12/4/2017) kemarin. Pasalnya debat final tidak diwarnai dengan penyerangan terhadap simbol fisik.

“Kita salut debat kali ini tidak ada yang menyerang simbol fisik atau secara ofensif menyerang karakter pribadi paslon,” kata Pangi dalam keterangan resminya kepada Kriminalitas.com, di Jakarta, Jumat (14/3/2017).

Menurut Pangi, para paslon yang bertarung tampil baik selama pelaksanaan debat final. Dengan banyak mengungkap gagasan memakai bahasa yang mudah dicerna masyarakat.

“Masing-masing paslon sudah berupaya keras all out melakukan improvisasi menpertunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung debat kali ini,” ujar Pangi.

Secara umum, kata Pangi, debat final banyak memunculkan hal positif. Terutama inisiatif penyelenggara yang menghadirkan format baru dalam rupa pertanyaan dari komunitas dan adu argumen antarpaslon.

“Debat pamungkas putaran kedua terus terang suasananya lebih hidup dan lebih cair dibanding format debat-debat sebelumnya yang diselenggarakan KPU DKI Jakarta,” timpal Pangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *