Dasar Pemikiran

Era pemilihan langsung ini membutuhkan cara-cara baru, ke-kinian untuk mendekatkan pemilih, persaingan antara partai dan kandidat saat ini sangat ketat,  maka tidak bisa di pungkiri bahwa partai dan kandidat membutuhkan patner untuk membantu klien dalam merumuskan apa yang di butuhkan pemilih dan cara mendekatinya, patner itu adalah konsultan politik untuk memastikan kemenangan partai atau kandidat.

Tradisi memanfaatkan jasa survei opini publik dan konsultan politik dalam sebuah pertarungan image telah lama berkembang di negara demokrasi maju. Lembaga survei telah penjadi pilar demokrasi yang tak bisa dinafikan lagi keberadaanya, bisa meramalkan secara ilmiah berdasarkan kajian dan riset yang terukur dan tepat, lembaga survei menjelma menjadi dukun politik kontemporer akhir-akhir ini.

Sejak tahun 2005, tidak pernah terjadi sebelumnya di Indonesia pemimpin dipilih secara langsung, sejak itu rakyat yang menentukan siapa yang mereka inginkan jadi pemimpin, politik Indonesia berubah, banyak kemudian lahir lembaga survei dan konsultan politik.

Kini hampir semua partai besar dan kandidat kepala daerah yang bertarung mengunakan survei opini publik, sebagai langkah awal atau kompas politik untuk mengetahui tingkat popolaritas, aksebtalitas dan elektibiltas sehingga diharapkan dengan rekomendasi hasil survei bisa  menaikkan bobot elektoral dalam sebuah kontestasi elektoral. Oleh karena itu, hasil survei akan menguji seberapa jauh elektibilitas dan popularitas kandidat yang bertarung. 

Di negara dengan demokrasi yang telah maju, selalu ditandai kehadiran lembaga survei atau polling yang kuat lewat survei opini publik yang benar. Lembaga-lembaga survei ini berguna untuk mengukur:

  • Memotret pergeseran perilaku pemilih (voting behavior), menelaah secara kritis pergerakan magnet elektoral dengan waktu yang relatif singkat, akurat, dan efisien.
  • Apa yang dipikirkan masyarakat.
  • Apa pendapat (opini) serta harapan mereka terhadap pejabat/maupun institusi yang ada.
  • Membantu mendekatkan keputusan-keputusan publik dengan aspirasi publik.
  • Membaca menu yang disukai atau keputusan keputusan yang kurang populer tapi harus dibuat sehingga perlu dijelaskan kepada publik secara luas.
  • Untuk mengetahui pendapat atau persepsi masyarakat terkait isu-isu yang berhubungan dengan masalah-masalah publik.
  • Data hasil survei akan membantu mengevaluasi, bagaimana mereka menilai kebijakan pemerintah dan memperbaiki kinerja pejabat publik, politisi, partai politik, lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan.

Hasil survei bisa menjadi alat kampanye kandidat untuk memengaruhi pilihan publik. Pakar ilmu politik menyebut dua kategori pengaruh survei, yakni:

1. Bandwagon Effect

Publik cenderung memilih kandidat yang potensial menang. Itu artinya publik akan memilih kandidat yang tingkat elektabilitasnya paling tinggi.

2. Underdog Effect

Publik memilih karena rasa iba. Dalam hal ini, publik akan memilih kandidat yang elektabilitasnya paling rendah.

Dasar pemikiran pendirian Voxpol Center Research & Consulting karena Indonesia memasuki  era demokrasi baru di mana pejabat-pejabat publik dipilih secara langsung oleh rakyat mulai dari Presiden, anggota DPR, DPRD, DPD Gubernur hingga Walikota dan Bupati. Bersama-sama dengan sejumlah tenaga profesional.

Survei opini publik bisa menjadi pilar demokrasi kelima setelah lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif dan pers. Voxpol Center dibangun sebagai sebuah lembaga penyelenggara jasa riset survei opini publik yang terpecaya, akurat,  berpengaruh, dan profesional;

  1. Terpercaya (banyak berpengalaman dalam melakukan survei opini publik)
  2. Akurat (mampu memprediksi perolehan suara pemilu dengan nilai akurasi dan presisi yang tinggi, dan terukur)
  3. Berpengaruh (hasil survei Voxpol Center digunakan oleh kelompok-kelompok strategis, yang memegang fungsi-fungsi politik dalam rangka mengambil sebuah keputusan yang strategis untuk menentukan trayek sebuah kebijakan)
  4. Profesional (memiliki kemampuan yang tinggi, terampil dalam menjalankan profesi sesuai ke-ahliannya serta  berpegang teguh dan menjunjung tinggi nilai-nilai  moralitas dan etika)

Voxpol Center Research and Consulting akan memberikan strategi yang paling tepat untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi mitra baik individu, elite politisi, partai, maupun lembaga publik guna menyampaikan pesan secara efektif dan persuasif kepada publik guna mencapai tujuan yang output-nya mengawal  dan menjaga pemilih (konstituen) agar tetap pada pilihan politiknya sampai pada hari H pencoblosan di bilik suara.

Voxpol Center adalah pilihan yang tepat dan terpercaya dalam membantu memetakan (mapping) strategi politik, mendampingi dan memenangkan klien dalam pemilihan langsung baik pemilihan Presiden, kepala daerah Gubernur, Walikota/Bupati mau pun pemilu legislatif DPR, DPD, DPRD propinsi dan kabupaten kota.

Akte Notaris Risfa Neltasia, SH., MKn No: 01, 7 Desember 2016, Pendirian Voxpol Center Research and Consulting

20161230_141949

SK Menkumham: Nomor AHU-0046277.AH.01.04. Tahun 2016, Pengesahan Pendirian Badan Hukum Yayasan Voxpol Center Research and Consulting

20161230_142024

 Keunggulan

  • Secara konsisten mengembangkan fokus studi akademik tentang perilaku pemilih (voting behavioral) di Indonesia, dari pemilu tingkat nasional hingga Pilkada di tingkat propinsi, kabupaten, kota.
  • Voxpol Center mengunakan metode riset campuran (mix method), selama ini lembaga riset kuat di kuantitatif namun tidak pada kualitatif. Voxpol Center kuat-kuatan pada dua pendekatan yakni metode pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif.
  • Voxpol Center Research and Consulting lebih fokus pada pemetaan politik (mapping), menjadi pedoman dan petunjuk bagi klien atau kandidat yang akan maju sebelum berkompetisi dalam pemilu, dari hasil analisis pemetaan maka diputuskan apakah kandidat akan tetap maju atau tidak dalam setiap kontestasi elektoral.
  • Berpengalaman melakukan survei opini publik calon bupati, walikota dan gubernur serta survei persepsi publik terkait kinerja pemerintah, legislatif dan yudikatif.
  • Lembaga konsultan politik yang mengunakan strategi marketing politik (political marketing) sebagai alat pemenangan pemilihan umum. Kami menilai kekuatan dan kelemahan kandidat dan bekerja untuk mengurangi/menghilangkan kelemahan dan meningkatkan kekuatannya.
  • Riset opini publik dan konsultan pemenangan yang bekerja atas dasar prinsip-prinsip akademik dan analisis statistik yang relevan, dengan tetap mempertahankan nilai, norma dan etika dalam strategi merebut kemenangan politik secara elegan dan santun.
  • Biaya lebih murah namun tetap mempertahankan tradisi riset ilmiah dan tidak mengurangi keakuratan presisi data.
  • Kami menganut prinsip-prinsip legal (tidak melanggar hukum), berbasis sains, teknologi yang terukur, akurat dan tepat.
  • Kami adalah kelompok anak muda yang berlatar belakang mantan aktifis, akademisi, praktisi professional yang bekerja secara independen dan non partisan.
  • Tim riset Voxpol Center Research and Consulting memiliki sumber daya manusia yang handal, dominan lulusan master dan doktor ilmu politik Universitas Indonesia (UI) dan ilmu politik luar negeri.