RMOL. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai kehilangan kepercayaan dari rakyat Indonesia sebagai konstituennya. “Yang menjadikan tidak percaya itu adalah sentimen yang mana DPR identik dengan korupsi,” ujar pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago di kawasan Senayan, Jakarta (Rabu, 16/8).

Pangi menyebutkan ada dua hal yang menjadilan anggota dewan kehilangan kepercayaan dari yang mereka wakilkan.

“Pertama publik tidak tau apa yang dikerjakan, atau media tidak menyampailan apa yang menjadi prestasi DPR,” katanya.

Menurutnya, penilaian terhadap kinerja legislatif itu memang sangat jauh dari harapan jika didasarkan pada ketercapauan rencana program legislasi nasional (prolegnas) yang disebutnya masih sangat minim hasilnya.

Belum lagi anggota dewan saat ini tengah diberitakan meminta gedung DPR baru saat perekonomian tengah lesu. Baginya, itu juga turut andil dalam pengikisan kepercayaan publik pada DPR.

Pangi berharap masyarakat dapat jujur dalam menilai DPR dan jangan hanya melihat jeleknya saja.

“Jadi kalau memang ada prestasi ya kita harus akui itu, kalau salah ya kita sampaikan kritik,” tukasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *