Jakarta, (Tagar 22/3/2019) – Era baru demokrasi, di mana presiden dan wakilnya, serta anggota legislatif dipilih secara langsung mendasari Voxpol Center Research & Consulting mendirikan lembaga riset dan konsultan politik.

Menurut lembaga survei yang terbilang berusia muda ini, era pemilihan langsung membutuhkan cara-cara baru, kekinian, untuk mendekatkan pemilih, persaingan antara partai dan kandidat saat ini yang dinilai sangat ketat.

Partai politik dan kandidat membutuhkan partner, untuk membantu  merumuskan apa yang dibutuhkan pemilih dan cara mendekatinya. Partner yang dimaksud adalah konsultan politik untuk memastikan kemenangan partai atau kandidat.

Voxpol Center Research and Consulting menyediakan layanan strategi yang paling tepat untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi klien, baik individu, elite politisi, partai, maupun lembaga publik, dengan menyampaikan pesan secara efektif dan persuasif kepada publik demi mencapai tujuan, serta mengawal  dan menjaga pemilih (konstituen) agar tetap pada pilihan politiknya sampai pada hari H pencoblosan di bilik suara.

Melansir informasi pada situs milik perusahaan, Voxpol Center mengunakan metode riset campuran (mix method), dimana mereka menggunakan dua pendekatan sekaligus, yakni metode pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Mereka secara konsisten juga mengembangkan fokus studi akademik tentang perilaku pemilih (voting behavioral) di Indonesia, dari pemilu tingkat nasional hingga Pilkada di tingkat propinsi, kabupaten, kota.

Dengan biaya murah, perusahaan yang berdiri sejak tahun 2016 ini berjanji untuk tetap mempertahankan tradisi riset ilmiah dan tidak mengurangi keakuratan presisi data.

Voxpol Center Research and Consulting juga mengaku akan melakukan kerja-kerja berbasis sains, teknologi yang terukur, akurat dan tepat, dengan menganut prinsip-prinsip legal yang tidak melanggar hukum.

Lembaga survei ini dipimpin oleh pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, M.IP, yang bertindak sebagai Direktur Eksekutif dan Peneliti  Utama.

Pemilik gelar Master Ilmu Politik dari Universitas Indonesia itu sebelumnya kerap menjadi narasumber dan pembicara di berbagai acara sosial politik di televisi nasional.

Voxpol Center juga diperkuat oleh tenaga-tenaga profesional yang terdiri dari anak-anak muda berlatar belakang mantan aktifis, akademisi, praktisi professional yang bekerja secara independen dan non partisan.