Jakarta– Pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, semua tokoh agama, tokoh bangsa harus mengajak seluruh elemen untuk menahan diri dan bersabar menunggu proses hukum Ahok yang sedang berlangsung. Sekarang bola penegak hukum ada di tangan Polri.

“Proses hukum sedang berlangsung, tentu saja, kemungkinan Ahok tersangka atau bebas. Jelas sebagian senang dan puas dan sebagian lagi kecewa dan tak puas dengan keputusan lembaga penegak hukum,” kata Pangi, di Jakarta, Selasa (8/11).

Pangi juga memandang TNI itu sampai sekarang solid melindungi rakyat, menjaga persatuan dan keberagaman di negeri ini. Hal itu terbukti tidak kudeta seperti yang diisukan.

Ia mengatakan, Istana pada 4 November lalu sudah dikepung dari tujuh mata angin oleh massa. Bila kemarin ada kesepakatan politik dan kesepakatan bersama antara militer dan aksi massa, maka sangat mudah, Presiden pasti jatuh, apa sulitnya menjatuhkan rezim Presiden.

“Namun militer solid dan setia kepada rezim Presiden Jokowi, tak ada yang berkhianat,” katanya.

Ia mencontohkan, kudeta di Turki otaknya adalah militer, mahasiswa dan aksi massa hanya sebagai pemicu saja. Kudeta militer di Turki gagal karena tak mendapat dukungan rakyat.

Berbeda dengan kudeta di Mesir dan Thailand, dengan mudah militer melakukan kudeta.

Di mana-mana yang bisa melakukan kudeta adalah militer, rakyat tidak punya senjata.

“Rakyat hanya sekadar pemantik kudeta. Diduga ada aktor politik yang menungangi aksi demontrasi, Presiden mesti menjajaki dan menelusuri siapa aktor politik yang menungangi di balik demontrasi kemarin, supaya opini tersebut tidak menjadi liar. Jika hal tersebut benar adanya, Presiden bisa mencegah kemungkinan negatif yang akan terjadi,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *