REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menyatakan, figur pengusaha masih dibutuhkan untuk ikut dalam Pilkada Jawa Barat mendatang. Hal itu, kata ia, seperti halnya kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Figur pengusaha dibutuhkan di Jawa Barat, karena berpengalaman dalam bidang ekonomi,” kata Pangi dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, sosok pengusaha diharapkan bisa membawa berbagai terobosan baru dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan lewat programnya. Pangi juga menyebutkan, tokoh-tokoh baru dapat menyegarkan bursa Pilkada Jabar oleh karena masyarakat dirasa mulai bosan dengan figur-figur lama.

“Akan tetapi untuk bersaing dalam kontes pilkada ini, tokoh baru harus mampu meningkatkan popularitas minimal 70 persen,” katanya.

Batasan tersebut, lanjutnya, bertujuan agar masyarakat turut memperhitungkan kehadirannya, dan sosoknya juga bisa diperbandingkan dengan tokoh-tokoh lama yang tingkat popularitasnya lebih tinggi.

Sebelumnya, total anggaran untuk penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pilkada Serentak Tahun 2018 di 16 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jabar telah disepakati yakni sebesar Rp1,687 triliun.

“Yang keseluruhannya berjumlah Rp1,687 triliun, itu untuk KPU, Bawaslu, kepolisian ada Polda Jabar, Polda Metro Jaya, lalu TNI ada Kodam III Siliwangi dan Kodam Jaya, termasuk unsur penyelenggaraan yang dilaksanakan oleh Pemprov Jabar yakni desk pilkada,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung, Jumat (28/4).

Leave a Reply